BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengatakan rencana pengembangan Bandara H Asan Sampit harus menjadi perhatian serius.
"Mohon perhatian Sekda, Bapenda, Binamarga, Dishub, dan Kepala Bandara ini sudah memasuki awal 2024 apakah ada hilalnya pengembangan bandara kita," kata Halikinnor, Sabtu, 6 April 2024.
Lanjutnya, Pangkalan Bun saat ini sudah didarati Airbus 320 Batik Air dan Citilink. Perlu ditindak lanjuti pengembangan Bandara H Asan Sampit karena penumpang banyak dari Kotim daripada Pangkalan Bun.
Pengembangan Bandara tersebut dinilai sangat mendesak mengingat jumlah penduduk Kotim terbesar di Kalteng dan investasi cukup banyak di daerah ini. Sehingga perlu angkutan udara yang memadai untuk mobilitas.
Ia meminta seluruh pihak bekerjasama harus getol dan ulet mengikuti perkembangan pengembangan Bandara H Asan Sampit.
--page
"Saya minta perhatian khusus tetapi alhamdulillah ada informasi dari Bappelitbang Kalteng bahwa pengembangan Bandara H Asan Sampit masuk salah satu dari 20 Rakortekrenbang yang akan dilaksanakan 2025," imbuhnya.
Saat ini, Bandara H Asan Sampit memiliki panjang runaway (landasan pacu) 2.060 meter dan lebar 30 meter. Landasan pacu tersebut hanya mampu di darati pesawat paling besar berjenis Boeing 737-500.
Kondisi tersebut membuat minimnya airline masuk ke Bandara H Asan Sampit. Hanya 2 maskapai melayani penerbangan di Sampit yaitu Wings Air ATR 72 rute Surabaya dan Nam Air Boeing 737 rute Jakarta. Kedua penerbangan tersebut pun hanya melayani 4 kali dalam seminggu dengan harga tiket yang dipatok kelas tertinggi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim mengupayakan perpanjangan dan pelebaran runaway agar pesawat jenis Airbus A320 bisa mendarat di Sampit dengan rencana perpanjangan runaway menjadi 2.260 meter dan lebar menjadi 45 meter.
Pengembangan runaway tersebut selain dapat memperlancar transportasi udara juga dipercaya memberikan dampak ekonomi yang cukup besar di daerah ini.
"Semoga bandara terwujud dan terlaksana tahun 2025," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/Y)









