BORNEONEWS, Kotim - Dua pelangsir yang membawa 3.360 liter solar di Jalan HM Arsyad, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur (Kotim) diamankan jajaran Polsek Ketapang, Senin (23/5/2016).
Solar sebanyak 3.360 liter tersebut di masukkan ke jerigen 35 liter. Pemiliknya dua orang, Alimasruki (46) warga Jalan Suprapto, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dalam mobil Kijang Krista KH 1050 N miliknya, polisi menemukan 48 jerigen 35 liter. Kedua, Parwaji (47) warga yang tinggal di daerah yang sama dengan pelaku utama, dia juga membawa jumlah solar yang sama dengan Almasruki.
“Kedua orang itu kami tahan karena tidak memilik ijin, sehingga mereka kami anggap pelangsir, “ ujar Kapolsek Ketapang Kompol Rio Alxander Panelewen, Selasa (24/5/2016).
Belum diketahui solar tersbeut akan dibawa kemana, apakah akan dijual kembali atau digunakan menjalankan usaha. Hal itupun masih didalami jajaran Polsek Ketapang.
Sebelumnya, apareat Polsek Ketapang berpatroli sekitar pukul 14.30 WIB di wilayah hukumnya. Saat melintas di Jalan HM Arsyad, sekitar Bundaran KB, mereka melihat dua buah mobil mencurigakan dan nampak bermuatan berat. Sehingga mereka langsung menahannya, untuk melakukan pemeriksaan.
Setelah diperiksa, ternyata mobil bermuatan banyak jerigen berisi solar. Aparat meminta dokumen izin angkut. Namun kedua sopir tidak bisa menunjukkannya, sehingga langsung ditahan bersama barang bukti.
“Keduanya masih kami tahan, dan masih diperiksa secara intensif. Kami juga akan terus mencari tahu apakah masih ada pelangsir yang sering beroperasi di Ketapang ini,” ungkap Rio. (M. HAMIM/N).
Dua Pelangsir Bawa 3.360 Liter Solar Diamankan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Komentar (0)
Memuat komentar…







