PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo menjadi pendaftar pertama sebagai bakal calon wakil wali kota ke DPD PDIP. Dia salah satu kader terbaik karena sudah dua kali terpilih sebagai wakil rakyat.

Kini Sigit Widodo mencoba peruntungan lagi untuk maju sebagai bakal calon wakil walikota Palangka Raya. Keseriusannnya ini praktis menjawab teka-teki yang selama ini dia dirumorkan akan maju di Pilkada Kota Palangka Raya.

Keberaranian putra kelahiran Blitar, Jawa Timur ini tak diragukan lagi dalam kancah perpolitikan di Kota Cantik. Sigit memiliki segudang pengalaman berorganisasi. 

Sigit sejak dibangku kuliah memang aktif diberbagai organisasi pergerakan mahasiswa, bahkan dia pernah menjabat sebagai Presiden BEM Universitas Palangka Raya.

Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini juga menduduki jabatan strategis dalam dunia olahraga. Itu mulai dari Sekretaris Umum ISSI Kalteng, Sekretaris Umum Asprov PSSI Kalteng, Sekretaris Umum KONI Kota Palangka Raya dan sejumlah organisasi lainnya.

"PDIP telah membuka pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota sejak 1 April hingga 31 Mei 2024 dan hari ini salah satu kader terbaik PDIP Sigit Widodo menjadi pendaftar pertama," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Palangka, Nenie Andriaty Lambung.

Neni mengatakan Sigit Widodo merupakan salah satu kader terbaik, karena pengurus partai, loyal terhadap partai dan telah terpilih kembali sebagai Anggota DPRD Kota Palangka Raya.

"Kita membutuhkan kader yang loyal dan militan serta mampu menunjukkan kinerja terbaik. Hal itu dimiliki oleh Sigit Widodo yang juga sering turun ke masyarakat," ucapnya.

Nenie memastikan PDI Perjuangan terbuka bagi putra putri terbaik kota Palangka Raya untuk mendaftar sebagai wali kota dan wakil wali kota.

PDI Perjuangan membuka diri bagi siapa saja yang ingin mendaftar sebagai calon kepala daerah, yang penting memiliki integritas, sehat jasmani dan rohani serta bersedia mengikuti semua tahapan yang telah digariskan oleh PDI Perjuangan.

"Jadi kita terbuka untuk siapa saja, tokoh-tokoh dan putra putri terbaik silahkan mendaftar di PDI Perjuangan. Kita menjaring sebanyak-banyaknya bakal calon, yang memiliki visi misi membangun Kota Palangka Raya lebih baik dan maju lagi," ujarnya.

Nenie memastikan PDIP telah menjalin komunikasi dengan beberapa partai politik lainnya. Sebab pada periode ini PDIP mengalami penurunan perolehan suara dan kursi, sehingga harus berkoalisi untuk dapat mengusung calon wali kota dan wakil wali kota.

"Pastinya sudah ada, tetapi kita tidak bisa sampaikan hari ini. Karena nanti keputusan berkoalisi akan ditentukan oleh DPP, tugas kita berkomunikasi dan jalin koordinasi yang baik dengan parpol lainnya," ungkapnya.

--page

Sementara itu Sigit Widodo menegaskan, dia mendaftar sebagai calon wakil wali kota karena memiliki perhitungan yang realistis dalam berpolitik.

Dia memastikan siap mundur dari Anggota DPRD Kota Palangka Raya, jika partai telah memberikan penugasan untuk maju di Pilkada Kota Palangka Raya.

"Kami sebagai kader partai dan saya sebagai kader utama telah melawati berbagai proses pengkaderan. Sebab itu kita mengetahui bagaimana berpartai yang baik dan militansi dan saya berpolitik realistis, saya bisa mengukur, sehingga saya mendaftar sebagai wakil wali kota," pungkasnya. (ROKIM)