TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala UPT Pasar Tamiang Layang Kabupaten Timur Marjuno mengatakan, terjadi peningkatan sekitar 25 persen pengunjung pasar mingguan di Pasar Tamiang hari ini, Senin, 8 April 2024 atau H-2 hari raya Idulfitri 1445 hijriah.

Peningkatan ini terjadi karena masyarakat yang mempersiapkan kebutuhan seperti bahan makanan maupun pakaian untuk merayakan lebaran. Selain itu terdapat sebagian masyarakat juga yang datang berbelanja untuk persediaan selama libur lebaran karena banyak pedagang yang ikut libur.

"Tapi pedagang maupun pengunjung tetap tertib karena peningkatan pengunjung ini masih wajar tidak sampai berdesak-desakan saat berbelanja," ungkap Marjuno.

Sementara itu pada waktu yang sama Tim Gabungan Pemkab Barito Timur, TNI dan Polri yang dipimpin Asisten III Sekda Bidang Administrasi Umum Edius Uhing, turun ke Pasar Tamiang Layang untuk mengecek ketersediaan dan harga barang kebutuhan pokok.

"Kami tim gabungan dari Pemkab Barito Timur, TNI dan Polri hari ini melakukan kontrol stok barang kebutuhan pokok menghadapi lebaran atau hari raya Idulfitri 1445 hijriah untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan saat lebaran nanti," ungkap Edius Uhing saat diwawancarai usai turun ke Pasar Tamiang Layang.

--page

Dia menjelaskan bahwa hasil pengecekan menunjukkan stok barang kebutuhan pokok di pasar masih cukup bahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga seminggu pascalebaran. 

"Untuk harga ada sebagian yang naik seperti sayur, cabai keriting, cabai merah besar, bawang merah, tomat dan ayam ras. Sedangkan jenis beras ada yang turun harganya dan ada juga yang naik," ungkap Asisten III.

Daging ayam ras mengalami kenaikan harga sebesar Rp5.000 per kilogram sehingga menjadi Rp45.000, cabai merah besar dan cabai keriting mengalami kenaikan harga Rp20.000 sehingga menjadi Rp80.000 per kilogram serta tomat mengalami kenaikan harga Rp17.000 sehingga menjadi 40.000 per kilogram.

Beras lokal Ampari mengalami penurunan harga sebesar Rp1.250 sehingga menjadi Rp12.500 per kilogram, kemudian beras Unus mengalami penurunan harga Rp3.750 sehingga menjadi Rp15.000 per kilogram.

"Jadi dapat kita simpulkan bahwa stok bahan barang kebutuhan pokok untuk lebaran aman. Para pedagang juga tetap berjualan hingga H-1 lebaran sehingga masyarakat tidak perlu panik terkait ketersediaan barang kebutuhan pokok," kata Edius Uhing.

"Tadi kami sudah tanyakan pedagang mereka memastikan bahwa harga barang kebutuhan pokok hari ini tetap stabil hingga lebaran nanti," imbuhnya. (BOLE MALO/Y)