BORNEONEWS,Sukamara - Meski tengah menjalani masa hukuman, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas III Sukamara tetap bisa melaksanakan salat id dengan hikmat dan khusyuk bersama para pegawai. Rabu, 10 April 2024.
Kalapas Sukamara, Joko Prayitno mengatakan meskipun berada dalam lingkungan yang berbeda dari tahun sebelumnya, semangat narapidana untuk merayakan Idul Fitri tetap terasa kuat.
“Shalat ini dilaksanakan bersama-sama narapidana dan juga pegawai lapas yang beragama Islam,” kata Joko Prayitno.
Dirinya berharap melalui kegiatan salat Idul Fitri hari ini dapat menjadi momen untuk memperkuat hubungan kekeluargaan dan kebersamaan di antara semua jemaah yang hadir, baik pegawai maupun narapidana.
"Saya sangat mengapresiasi semangat dan kesungguhan para Pegawai serta Narapidana yang turut berpartisipasi dalam ibadah ini. Semoga kebersamaan dan kekompakan seperti ini dapat terus kita jaga, bukan hanya pada saat-saat spesial seperti hari ini, tetapi juga dalam setiap langkah kita menuju perbaikan diri," ungkap Joko Prayitno.
--page
Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Lapas Sukamara tidak hanya menjadi wujud ibadah, tetapi juga momentum untuk memperkuat jalinan persaudaraan, keharmonisan, dan kerukunan antar warga binaan dari berbagai latar belakang. (NORHASANAH/R)









