BORNEONEWS,Sukamara – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sukamara tahun 2016 hingga bulan April lalu sudah mencapai 30 persen atau sebesar Rp 7,9 Miliar dari target sebesar Rp 26,3 Miliar lebih. Meski demikian ada beberapa pajak daerah yang telah mampu melebihi target yang ditetapkan seperti dari pajak sarang burung walet yang mencapai 129 persen.
Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Sukamara, Chairuddin mengatakan hingga saat ini untuk realisasi PAD Sukamara tahun 2016 baik yang bersumber dari pajak daerah maupun dari retribusi daerah masih belum mencapai target sebab realisasi yang masuk masih berjalan sampai dengan bulan April 2016.
“Untuk retribusi daerah ditarget sebesar Rp 10,7 Miliar lebih, dan sampai April 2016 sudah terealisasi sebesar Rp 3,2 Miliar lebih atau sebesar 30 persen. Sedangkan untuk pendapatan pajak daerah ditarget sebesar Rp 2,5 Miliar lebih dan hingga April 2016 sudah terealisasi sebesar Rp 1,1 Miliar lebih atau sebesar 44 persen,” kata Chairuddin, Rabu (25/05).
Chairuddin menuturkan sejauh ini pihaknya optimis hingga akhir tahun 2016 nanti target PAD Kabupaten Sukamara akan mampu mencapai target yang diharapkan meskipun tidak semua pajak daerah dan retribusi nantinya tidak mampu mencapai target.
“Memang sebagian sector pajak dan retribusi ada yang tidak mencapai target PAD, tetapi dari beberapa sektor pajak dan retribusi yang lain akan mampu melampaui target seperti dari pajak BPHTB, pajak air bawah tanah dan pajak sarang burung walet saat ini realisasinya sudah melebihi 100 persen,” ujar Chairuddin. (NORHASANAH/*)
PAD Kabupaten Sukamara Tahun 2016 Ini Baru Tercapai 30 Persen
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Komentar (0)
Memuat komentar…







