KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Gunung Mas paparkan sejumlah aspirasi di depan Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing dan kepala SOPD pada momen rapat Forum Kabupaten Layak Anak (KLA) beberapa waktu lalu.

"Pada rapat KLA beberapa waktu lalu, ada beberapa aspirasi yang kami sampaikan kepada pemerintah daerah, pertama yakni memohon kepada Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kecamatan untuk menindaklanjuti pelaksanaan, penegakan regulasi tentang Perda Kabupaten Gunung Mas Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pencegahan Perkawinan Pada Usia Anak," ujar Ketua FAD Kabupaten Gunung Mas Yolanda Nabila Mudzalifah, Senin, 15 April 2024.

Kemudian mereka memohon kepada pemkab dan pemerintah kecamatan untuk menyediakan ruang kreatifitas anak pada fasilitas publik. Contohnya, taman bermain yang ramah anak, taman baca, dan sarana prasarana olahraga.

Memohon kepada pemerintah kabupaten dan pemerintah kecamatan untuk mempertegas sanksi bagi masyarakat atau oknum yang melakukan perundungan, memohon kepada Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kecamatan untuk memberikan fasilitas pendampingan bagi anak yang putus sekolah misalnya pelatihan/kursus sesuai kemampuan yang dimiliki.

"Selain itu kami memohon kepada Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kecamatan mengadakan kegiatan tahunan yang sifatnya menarik bakat, minat kaum muda dan remaja sebagai kegiatan yang positif," jelas Yolanda.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing menyambut baik aspirasi yang disampaikan FAD tersebut dan apa yang disampaikan sudah dilaksanakan dan pihaknya berupaya meningkatkannya.

"Terkait sosialisasi pencegahan pernikahan usia anak, dirinya maminta pihak terkait seperti DP2KBP3A, Disdikpora, sekolah dan lainnya untuk lebih masif lagi mensosialisasikan pencegahan pernikahan usia anak," jelasnya.

Pemerintah sudah memiliki sejumlah taman sehingga kata Efrensia taman-taman tersebut bisa dimodifikasi menjadi taman ramah anak.

"Terkait perundungan, sebelumnya kami bersama Bupati Gunung Mas telah melakukan sosialisasi pencegahan bullying ke sekolah-sekolah dan berharap semua pihak berperan dalam mencegah perundungan kepada anak," jelasnya.

Selain itu Efrensia menjelaskan bahwa hingga saat ini ada berbagai kegiatan pemuda yang bisa diikuti, termasuk kegiatan olahraga, kesenian dan lainnya yang digelar oleh berbagai pihak. (RISKA YULYANA/R)