BORNEONEWS, Palangka Raya - Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II A Palangka Raya menyampaikan bahwa setelah beberapa hari libur, kegiatan manufaktur handycraft di dalam LPP tersebut telah kembali berproduksi.
Kelompok handycraft di LPP Kelas II A Palangka Raya saat ini fokus pada kegiatan merajut dan membuat hasta karya berupa kotak tisu dari purun.
Kepala LPP Kelas II A Palangka Raya, Sri Astiana, melakukan monitoring dan pemantauan langsung ke Balai Latihan Kerja (BLK) LPP untuk memastikan kelancaran kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
"Tujuan dari monitoring ini adalah untuk memastikan bahwa kegiatan pembinaan berjalan baik, lancar, dan aman, serta memastikan kelancaran produksi di bidang handycraft," katanya, Kamis,18 April 2023.
Sri Astiana juga berharap adanya inovasi baru dalam hasil kerajinan tangan, terutama dalam kegiatan merajut untuk membuat berbagai model taplak meja dan tas.
--page
Ia memberikan motivasi kepada warga binaan untuk terus mengembangkan keterampilan yang dimiliki dan meminta bidang kegiatan kerja untuk menggali potensi yang dimiliki oleh warga binaan.
"Dengan adanya kembali aktifnya kegiatan produksi handycraft di LPP Kelas II A Palangka Raya, diharapkan warga binaan dapat terus berkembang dan mendapatkan manfaat positif dari kegiatan ini," pungkasnya. (PATHUR/y)









