SIKAP tawakhal dan kesabaran rakyat KalimantanTengah itu digenapiNya sudah! Sugianto Sabran dan Habib Ismail, akhirnya dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng .
Penantian itu sedemikian lama. Tetapi, kini rakyat Kalteng telah lega. Pemimpin baru yang ditunggu-tunggu akan segera memulai kiprahnya. Tugas berat telah menanti. Yaitu melanjutkan estafet pembangunan Kalimantan Tengah.
Sejarah mencatat, Kalimantan Tengah merupakan provinsi yang unik. Pembentukannya didasari dan diliputi suasana yang sangat religius. Tepat bulan Mei 59 tahun silam, umat Muslim dan Nasrani di daerah ini sedang merayakan hari suci, yakni perayaan Idul Fitri dan hari Paskah. Suasana Idul Fitri dan Paskah yang menyatu menjadikan semangat membangun provinsi baru ini menjadi bulat dan kuat.
Gubernur kala itu, RTA Milono dan tokoh pejuang Tjilik Riwut bersama rakyat, termasuk mereka yang tergabung dalam gerakan Mandau Telawang Panca Sila bahu-membahu merintis pembentukan provinsi, sekaligus mendirikan ibu kota, yaitu Kota Palangka Raya.
RTA Milono, sebagai salah satu putra terbaik Kalteng, kala itu menyatakan, “Palangka Raya berarti tempat yang suci, yang mulia dan besar.” Oleh karena itu, apa yang dikemukan ‘pendiri Kalteng’ itu merupakan sebuah wasiat, sebuah pesan suci yang hendaknya bisa terus dijaga dan dipelihara oleh para pemimpin-generasi penerusnya.
Dan memang terbukti, hingga kini, rakyat Kalteng mampu menjaga pesan suci ini,yakni menjadikan daerah ini sebagai tempat yang nyaman, rukun dan damai bagi berbagai etnis, agama dan budaya. Pluralisme, kebhinekaan, menjadi warna dan cita-rasa kehidupan warga dalam satu kesatuan huma betang. Dan itulah modal dasar bagi provinsi ini untuk menjadi kuat, kokoh, kompak danbulat dalam setiap gerak langkah. Yaitu gerak langkah membangun daerah: membangun banua!
Di era globalisasi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), kehadiran pemimpin baru sungguh menjadi energi yang penting. Yaitu energi yang penuh inspirasi, energi yang penuh dedikasi dalam memimpin rakyat, dan mengelola pemerintahan yang baik, bersih dan amanah. Sehingga kita bersama-sama, bahu-membahu sepakat membangun daerah menjadi maju dan sejahtera. Ayo membangun banua!








