BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Palangka Raya Fauzi Rahman, memberikan bantuan kepada anak asuh yang mengalami stunting di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Km 14 Tjilik Riwut.
Bantuan yang diberikan Fauzi berupa susu, telur, mie, dan beras. Hal ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Palangka Raya terhadap permasalahan stunting yang masih menjadi tantangan di daerah tersebut.
"Penanganan stunting memerlukan peran semua pihak, tidak hanya dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota, tetapi juga dari masyarakat dan sektor swasta," katanya, Senin, 22 April 2024.
Fauzi menjelaskan, stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama. Oleh karena itu, diperlukan upaya komprehensif untuk mengatasi permasalahan ini.
Selain memberikan bantuan langsung, Pemerintah Kota Palangka Raya juga terus melakukan berbagai program dan kegiatan untuk menurunkan angka stunting di wilayahnya.
--page
"Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan penanganan stunting di Kota Palangka Raya," ujarnya.
Fauzi menyebutkan, instruksi dari Pj Wali Kota, Hera Nugrahayu tahun ini angka stunting harus mampu mencapai nol persen sebagaimana target yang ditetapkan dalam program strategis nasional. (HENDRI/H)









