PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan penurunan Indeks Persepsi Korupsi Indonesia dimata dunia.

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK, Bahtiar Ujang Purnama mengatakan penurunan Indeks Persepsi Korupsi atau Corruption Perception Index (CPI) terjadi sampai 5 peringkat.

"Angka CPI masih sama 34 tetapi untuk peringat turun dari peringkat 110 pada 2022 menjadi 115 pada 2023," tuturnya saat rakor bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng dan kabupaten kota, Selasa, 23 April 2024.

Ia menyampaikan Indeks Persepsi Korupsi ini menilai dan memberi peringkat negara/wilayah berdasarkan seberapa korup sektor publik suatu negara dianggap oleh para ahli dan eksekutif bisnis.

Bahtiar menegaskan survei indeks persepsi korupsi tidak dilakukan oleh KPK RI namun dilakukan oleh Transparansi Internasional.

--page

Data hasil 8 indikator komposit pada CPI 2023 mencatat satu sumber data mengalami penurunan dibanding temuan tahun sebelumnya, yaitu PRS yang merosot 3 poin.

Bahkan jika ditarik lebih jauh maka terjadi penurunan PRS sebesar 16 poin dalam dua tahun terakhir.

Kemudian empat sumber data mengalami stagnasi, yakni Global Insight, World Justice Project – Rule of Law Index, PERC Asia Risk Guide dan Economist Intelligence Unit.

Sedangkan tiga sumber data mengalami kenaikan yakni Bertelsmann Transformation Index (+3), IMD World Competitiveness Yearbook (+1) dan Varieties of Democracy Project (VDem) (+1). (HERMAWAN DP/Y)