BORNEONEWS,Kotim-Jelang Ramadan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotim mewaspadai peredaran makanan dan minuman (mamin). Dinkes bakal melakukan pengawasan langsung di pasar tradisional, swalayan, dan toko kelontong yang menjadi rujukan warga memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kepala Dinkes Kotim Faisal Novendra Cahyanto, mengaku geram meyusul setiap tahun ditemukan makanan dan minuman tidak layak konsumsi, terutama pada bagian kemasan yang sudah penyok.
“Memang dibandingkan tahun 2014, tahun 2015 lalu jumlahnya sudah berkurang. Harapan kami tahun ini nihil," katanya, Jumat (27/5/2016).
Dia mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan tim inspeksi guna mengantisipasi peredaran bahan makanan dan minuman yang mengandung bahan pengawet dan kadaluwarsa. Pembentukan tim itu dalam rangka memberikan perlindungan terhadap konsumen atas makanan dan minuman yang dikonsumsi.
"Sebenarnya pengawasan peredaran makanan dan minuman merupakan kegiatan rutin. Tetapi menjelang Ramadan dan lebaran kegiatan akan lebih ditingkatkan,” ucap dia.
Menurutnya, bahan-bahan kimia seperti pewarna dan bahan pengawet tergolong bahan tambahan pangan yang sering disalahgunakan pemakaiannya sehingga membahayakan konsumen.
"Pengawasan perlu dilakukan karena keamanan dan mutu makanan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, industri makanan dan juga konsumen. Sesuai dengan amanat UU No 7 Tahun 1996 tentang Pangan," ujarnya. (RF/*)
Jelang Ramadan Dinkes Waspadai Makanan Dan Minuman Berbahaya
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







