PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Utama Perseroan, PT Sawit Sumbermas Sarana atau SSMS Tbk, Jap Hartono mengatakan Perseroan berkomitmen terhadap industri yang berkelanjutan.

"Perjalanan keberlanjutan di Perseroan dimulai dengan program edukasi internal yang komprehensif," kata Jap Hartono dalam rilisnya pada Sabtu, 27 April 2024.

Upaya keberlanjutan Perseroan tidak dapat dipisahkan dari Kerangka Kerja Keberlanjutan yang kuat.

"Kerangka kerja ini berfungsi sebagai pedoman, menguraikan komitmen, tujuan, dan strategi organisasi untuk mencapai keberlanjutan di seluruh operasinya," katanya.

Rencana tindak lanjut yang komprehensif juga menurutnya dirancang dan disesuaikan untuk menyelaraskan dengan beragam fungsi dan unit dalam organisasi, memastikan bahwa setiap departemen berkontribusi terhadap realisasi tujuan keberlanjutan yang menyeluruh.

"Untuk mengukuhkan komitmen pada prinsip keberlanjutan, pada akhir tahun 2023 Perseroan berhasil meraih 100 persen sertifikasi dari Roundtable Sustainability Palm Oil atau RSPO untuk pabrik dan kebun, juga telah menjalankan program RaCP-RSPO melalui program Perhutanan Sosial di mana Perseroan bekerja sama dengan empat pemegang hak Hutan Kemasyarakatan dan satu pemegang hak Hutan Desa," jelas Jap.

--page

Dia menuturkan Perseroan juga telah mengikuti regulasi pemerintah dengan 100 persen mendapatkan sertifikasi Indonesia Sustainability Palm Oil atau ISPO.

"Sertifikasi tersebut menunjukkan tekad dan kesungguhan Perseroan dalam upaya menjaga kepercayaan konsumen yang semakin kritis dan memiliki keingintahuan yang besar terkait penerapan keberlanjutan Perseroan," katanya.(TESTI PRISCILLA/R)