KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Septedy membuka sekaligus memimpin Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Semester I Kabupaten Kapuas tahun 2024, bertempat di ruang rapat Bupati Kapuas.

Kegiatan diselenggarakan dalam rangka peningkatan dan optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kapuas, khususnya cakupan kepesertaan penduduk yang didaftarkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk mewujudkan Universal Health Coverage (UHC).

Kabupaten Kapuas sendiri berdasarkan data Profil Angka Keaktifan Kabupaten Kapuas per Segmen sampai dengan April 2024 adalah 54,64 persen dengan cakupan UHC 82,40 persen. 

"Diharapkan Kabupaten Kapuas dapat meningkatkan angka UHC menjadi 88,10 persen dengan menambahkan peserta baru yang belum terdaftar sebanyak 24.823 peserta," katanya, Jumat, 3 Mei 2024.

Tindak lanjut dan dukungan yang diharapkan agar UHC dapat terpenuhi menjadi 88,24 persen antara lain adalah dengan penambahan anggaran iuran dan bantuan iuran Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas dan bantuan iuran mandiri kelas 3 aktif pada Aanggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan Tahun 2024, penambahan peserta sesuai kuota peserta yang ada yakni 24.8823 peserta.

--page

"Data menjadi penting sehingga jangan sampai mereka yang ternyata tidak mampu berobat ke Rumah Sakit tapi BPJS nya tidak ada sehingga Rumah Sakit yang menanggung sedangkan Jamkesda sudah tidak ada lagi, jadi kita mengantisipasi hal yang demikian," ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Palangka Raya dr. K.Hindro Kusumo, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kapuas Apt. Handayani dan sejumlah kepala dinas dan perwakilan dari organisasi perangkat daerah. (DODI/j)