BORNEONEWS, Sampit - Kegiatan asesmen dan panen raya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui pagelaran bertajuk gebyar talenta SMPN 1 Sampit dimeriahkan penampilan 970 siswa.
"Kegiatan ini bentuk asesmenperforma somatif bagi siswa kelas IX serta merupakan panen raya P5 bagi kelas VII dan VIII. Seluruh siswa terlibat menampilkan karya," kata Kepala Sekolah SMPN 1 Sampit Suyoso, Sabtu, 4 Mei 2024.
Gebyar talenta SMPN 1 Sampit perdana digelar di Kotim. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Rinie dan Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Irfansyah.
Suyoso mengatakan kegiatan ini merupakan upaya melakukan asesmen atau penilaian yang betul-betul autentik. Karena dalam kurikulum merdeka, belajar mengajar harus berpihak kepada siswa.
"Jika anak-anak memang kecakapannya dalam bahasa Indonesia maka diberi kesempatan sampai menjadi buku dan terbitlah dua buku inspirasi yang besok akan dipanenkan di provinsi," ucapnya.
--page
Gebyar talenta tersebut menampilkan seni digital, produk, tarian, nyanyian, dan kesenian lainnya hasil karya siswa yang mencakup karya religi, berbasis teknologi dan ekstrakurikuler.
"Gebyar talenta ternyata dampaknya luar biasa karena kemampuan siswa betul-betul ditampilkan, masing-masing karya terpublikasi optimal," imbuhnya.
Dengan gebyar talenta ini, siswa menjelang ujian tidak tertekan tetapi fokus untuk berkarya dengan perasaan bahagia. (DEWI PATMALASARI/H)









