BORNEONEWS, Palangka Raya - Penanggung jawab Call Center 112 Palangka Raya, Gloriana Aden mengatakan Tim Gabungan call center 112 Palangka Raya terdiri dari tim Rescue Damkar, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Dinas Sosial Palangka Raya, dan Kepolisian berhasil mengevakuasi seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang kembali berulah dan mengamuk.
Gloriana menjelaskan bahwa ODGJ tersebut telah lama menimbulkan keresahan di kalangan warga. Ia memukul mobil orang dan motor, sehingga membuat warga merasa was-was dengan perilakunya. Pihak keluarga ODGJ juga mengaku sudah pasrah dan menyerah atas kelakuan keluarganya.
"Akhirnya, Tim Gabungan call center 112 Palangka Raya harus menemui keluarga ODGJ di Jalan Rajawali. Namun, yang ditemui hanya ibu kandung ODGJ yang sudah berusia sekitar 80 tahun. Ibu tersebut mendampingi Tim untuk mengantar ODGJ ke Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei," katanya, Senin, 6 Mei 2024.
Evakuasi ODGJ di Jalan Mendawai oleh Satpol PP Kota Palangka Raya dan Rescue Damkar Regu I ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan penanganan yang tepat bagi ODGJ.
Gloriana menambahkan bahwa Tim Gabungan call center 112 Palangka Raya selalu siap untuk merespons setiap panggilan darurat yang masuk.
--page
Mereka akan segera bergerak untuk menangani berbagai situasi, termasuk mengevakuasi ODGJ yang menimbulkan keresahan di masyarakat.
"Ingat apabila dalam situasi dan kondisi darurat memerlukan bantuan maka masyarakat diminta untuk segera menghubungi call center 112 Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/R)









