BORNEONEWS, Kotim - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Dadang H Syamsu, meminta Pemkab memprioritaskan menekan angka putus sekolah, khususnya bagi anak usia sekolah menengah ke atas. Hal ini dinilainya perlu lantaran masih banyak ditemui kasus anak putus sekolah.
“Jika perlu harus ada target, tahun sekian tidak ada lagi anak usia sekolah yang putus sekolah. Minimal anak tersebut tamatan SMA sederajat,” kata dia, saat dihubungi, Senin (30/5/2016).
Menurut Dadang, persoalan masih tingginya angka putus sekolah tidak bisa dibiarkan begitu saja. Artinya perlu adanya langkah tegas dan cepat dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Dinas Pendidikan Kotim diminta membuat peta faktual penyebab siswa putus sekolah dan menyusun draft program serta agenda aksi untuk program bidang pendidikan guna menekan angka putus sekolah.
Di sisi lain, kepala sekolah secara berkala perlu melaporkan kepada dinas apabila ada siswanya yang putus sekolah.
“Harapan kami sekolah-sekolah juga melaporkan jika ada siswa yang putus sekolah kepada Disdik. Sehingga bisa segera dicarikan jalan keluarnya. Langkah ini sebagai upaya mengentaskan kemiskinan, salah satunya melalui pendidikan,” kata politisi PAN itu.
Selain itu, program-program beasiswa terutama yang ditujukan bagi keluarga tidak mampu perlu ditingkatkan. Melalui beasiswa diharapkan dapat memotivasi para orang tua untuk semakin bersemangat menyekolahkan anaknya.
“Para pelajar dan orang tua juga jangan malu mengajukan beasiswa tidak mampu kepada sekolah. Karena sepengetahuan kami program beasiswa itu setiap tahun selalu ada,” ujar Dadang.
Hal itu merupakan peluang yang bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh siswa yang tergolong dalam kategori tidak mampu agar dapat terus bersekolah. (M. RIFQI/N).
Pemkab Diminta Tekan Angka Putus Sekolah
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Komentar (0)
Memuat komentar…







