BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menanggapi sikapnya dibilang koboi karena mengeluarkan ucapan tembak di tempat kepada bandar narkoba yang keluar masuk penjara. Ia memang menekankan kepada semua pihak, terutama kalangan birokrat, agar menjauhi narkoba. Kepada penjahat narkoba, ia setuju jika dijatuhi hukuman berat.
"Cara koboi itu perlu dilakukan tapi harus pas tempatnya, terukur," kata Sugianto Sabran, di kantor Pemda Kobar, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Senin (30/5/2016)
Sugian menanggapi isu miring yang mengarah pada dirinya, ia menganggap cara koboi harus dilakukan jika cara-cara baik sudah tak mempan lagi. Cara koboi juga perlu dilakukan untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang kini tengah merajalela dan mengancam generasi muda.
"Yang kita selamatkan ini kan regenerasi muda, lebih baik membunuh 1 atau seratus orang bandar narkoba demi menyelamatkan ratusan ribua generasi muda kita, itu tujuan gubernur untuk menyelamatkan regenerasi warga Kalteng," jelasnya. (CECEP HERDI/N).
Gubernur Anggap Cara Koboi Perlu asal Terukur
Bagikan:
- #Kotawaringin Barat
- #Pangkalan Bun
- #Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran
- #Gubernur Kalimantan Tengah
- #Cara Koboi Itu Perlu
- #Pada Tempatnya Terarah Dan Terukur
- #Pemda Kobar
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Polsek Pahandut Amankan Pria Mengaku Anggota BPK Minta Sumbangan di Palangka Raya
Polres Lamandau Sita 705 Gram Sabu dan 400 Pil Ekstasi, Terduga Kurir Diamankan
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Polres Lamandau Tangani 3 Kasus Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 7,3 Hektare
Komentar (0)
Memuat komentar…







