PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko mengingatkan perlunya memberikan atensi terhadap komoditas beras.

“Komoditas yang masih perlu mendapat perhatian dalam kegiatan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalteng adalah beras,” sebut Yuas saat rakor evaluasi terkait inflasi, baru baru ini.

Selain beras, komoditas lain yang perlu diperhatikan ada cabe merah, gula pasir, minyak goreng, telur ayam ras, dan daging ayam ras.

“Mudah-mudahan dengan mencermati hasil rilis BPS Provinsi Kalteng, kita bisa bekerja bersama-sama sehingga inflasi ini dapat terkendali dengan baik,” ucap Yuas.

Sebagai informasi, rilis resmi BPS Kalteng per awal Mei mencatat inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Kalteng sebesar 2,99 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,73 pada April 2024.

--page

Inflasi tertinggi terjadi di Sampit sebesar 3,21 persen dengan IHK sebesar 106,12 dan terendah terjadi di Kabupaten Sukamara sebesar 2,87 persen dengan IHK sebesar 107,90. (HERMAWAN DP/Y)