BORNEONEWS, Palangka Raya - Polda Kalimantan Tengah, di bawah kepemimpinan Kapolda Irjen Pol Djoko Poerwanto, turut berpartisipasi dalam penanganan stunting di daerah Provinsi Kalteng.
Pihaknya bersama Pemerintah Provinsi dan Kota Kalimantan Tengah, Kejaksaan Tinggi, TNI, dan Universitas Palangka Raya (UPR) melakukan koordinasi untuk mengatur strategi dalam mempercepat penurunan stunting.
Melalui kegiatan pelayanan kesehatan gratis, Polda Kalteng bersama instansi terkait memberikan berbagai layanan, seperti pemeriksaan ibu hamil dan balita, konsultasi dokter spesialis kandungan dan anak, pemeriksaan laboratorium sederhana, edukasi gizi seimbang, dan edukasi pranikah. Selain itu, mereka juga memberikan vitamin, makanan tambahan, bantuan sosial, dan bazar murah UMKM.
Irjen Pol Djoko Poerwanto menegaskan bahwa stunting merupakan permasalahan serius yang harus segera ditangani. Melalui kegiatan ini, pihaknya juga akan melakukan evaluasi dalam sektor pelayanan kesehatan yang harus diperbaiki ke depan sehingga sumber daya manusia yang berkualitas dapat terwujud.
"Jadi kami berkoordinasi bagaimana cara menurunkan stunting dengan cepat. Karena ini masalah serius yang harus segera ditangani," tutur Kapolda Kalteng, Rabu, 8 Mei 2024.
--page
Selain itu, Polda Kalteng juga melaksanakan Kegiatan Gebyar Posyandu Presisi di 13 kabupaten di Kalimantan Tengah, dengan harapan seluruh masyarakat di daerah ini bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal.
"Saya menegaskan bahwa kegiatan ini akan rutin dilaksanakan untuk kembali memastikan kesehatan dan gizi masyarakat benar-benar terpenuhi," pungkasnya. (PATHUR/H)









