PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Profesor Rahmawaty dari Universitas Sumatera Utara atau USU menjadi salah satu narasumber yang dipercaya dalam kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Pertanian Spesifik Lokasi Berbasis Hasil Analisa Kesesuaian Lahan di 15 Desa Lingkar Tambang untuk Pertanian Berkelanjutan melalui Program PPM Community Development PT Agincourt Resources, Batangtoru pada 6-7 Mei 2024.

"Sebagai kelanjutan dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat atau PPM maka saya diminta untuk menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut," kata Prof Rahmawaty dalam rilisnya kepada Borneonews pada Rabu, 8 Mei 2024.

Tidak hanya Prof Rahmawaty, ada pula Prof Abdul Rauf dan Dr T Irmansyah yang hadir dalam PPM bidang kemandirian ekonomi masyarakat pada sektor pengembangan pertanian dan agribisnis tersebut.

"Kegiatan ini merupakan respon positif dari PTAR terhadap usulan peserta pada saat expose hasil survei Analisa Kesesuaian Lahan untuk kegiatan pertanian berkelanjutan di Desa Lingkar Tambang Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru yang sebelumnya telah dilaksanakan," jelas Prof Rahmawaty lagi.

Sebagai peserta, lanjutnya, kegiatan ini diikuti oleh PPL BPP NAPA, PPL BPP Manompas, Aktor Penangkar Benih Padi, Aktor Penangkar Benih Jagung Pipil, Aktor Petani Organik, Petani Aktor Milenial Batangtoru dan Muara Batangtoru, Petani Milenial Budidaya Cabe Merah, Petani Budidaya Bawang Merah, dan Petani Jagung Pipil.

--page

Prof Rahmawaty, Prof Abdul Rauf dan Irmansyah membawakan materi mengenai evaluasi kesesuaian lahan komoditi unggulan hasil survei sesuai komoditi pangan atau hortikultura dan pangan seperti padi, jagung, cabai, bawang merah, di dalam memahami kondisi lahan dari survei, perlakuan tanam, perilaku budidaya, kebutuhan saprotan per hektare. (TESTI PRISCILLA/j)