BORNEONEWS, Sampit - Halikinnor secara resmi mendaftar sebagai bakal calon Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) bersama Irawati sebagai bakal calon Wakil Bupati ke DPC PDI Perjuangan, Kamis, 9 Mei 2024. Halikinnor membicarakan komitmennya ke depan termasuk mengenai realisasi plasma.
"Kaitan yang sedang trend saat ini mengenai tuntutan masyarakat terhadap plasma kita sudah bentuk tim penanganan konflik sosial (PKS)," kata Halikinnor.
Menurutnya, jika masalah sengketa lahan saat ini hampir tidak ada. Karena perusahaan sudah berjalan puluhan tahun dan telah menyelesaikan pembebasan lahan. Walaupun masih tersisa sengketa ganti rugi lahan dengan kasus ternyata yang menerima bukan yang bersangkutan.
"Itu yang masih muncul atau saudaranya yang menjual harusnya hanya 2 hektare dijual 10 hektare. Masalah itu saat ditangani tim PKS dari pemerintah daerah, TNI, Polisi dan Kejaksaan," imbuhnya.
Mengenai tuntutan masyarakat terhadap plasma, dirinya mengakui masih ada sekita 40 persen perusahaan belum melaksanakan. Sebagian perusahaan memang belum ada lahan plasma namun telah memberikan dana talangan kepada masyarakat. Sehingga manfaatnya telah diterima oleh masyarakat.
--page
"Saat ini kami tangani grup Sinarmas tetapi itu antar Kabupaten sehingga ditangani pihak provinsi. Tetapi belum berarti berakhir. Saya yakin sepanjang investasi ada pasti ada problem, tapi ini yang menjadi prioritas kita," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/Y)









