BORNEONEWS, Muara Teweh – Muhammad Abdan Al Rajab, siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara lolos seleksi menjadi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Barito Utara tahun 2024.
Abdan - sapaan akrabnya - lahir di Kota Muara Teweh pada 15 Juli 2008 dari pasangan Misnatul Ajidin dan Ibu Lehawati.
Muhammad Abdan Al Rajab ini dikenal sebagai siswa yang aktif dan memiliki semangat juang dan belajar yang tinggi. Muhammad Abdan Al Rajab juga memiliki hobi berlari, berenang dan menggambar yang telah digelutinya sejak lama.
Dia lolos seleksi Paskibraka Kabupaten Barito Utara tidak lepas dari kerja keras dan tekadnya yang sangat kuat. Muhammad Abdan Al Rajab merupakan anak ke 2 dari 3 bersaudara.
Sebelum berangkat ke sekolah, selepas subuh Abdan bersama teman-temannya melakukan rutinitasnya sehari-hari yaitu membersihkan sampah di Pasar Bebas Banjir (PBB).
Hal itu ia lakukan tanpa merasa malu dan semata-mata untuk membantu kebutuhan sehari-hari dan perekonomian orang tuanya. Bapak Misnatul Ajidin, hanya bekerja sebagai tukang kayu atau kuli, sedangkan ibunya Lehawati, ibu rumah tangga. Meski berasal dari keluarga sederhana, mampu tetap menorehkan prestasi.
Apa yang membuat Muhammad Abdan Al Rajab termotivasi ikut seleksi Paskibraka?
“Yang membuat saya termotivasi mengikuti seleksi Paskibraka Kabupaten adalah saya sangat ingin mengibarkan bendera Merah Putih yang hanya dapat dilakukan sekali seumur hidup. Karena hal itu merupakan impian saya sejak masa SMP dan juga tentu untuk membanggakan kedua orang tua saya, lolos tidak lolosnya saya tetap bangga terhadap diri sendiri karena telah berusaha semaksimal mungkin,” kata Muhammad Abdan Al Rajab.
Bagi Abdan, Paskibraka bukan hanya sebuah menjadi bagian petugas upacara, tetapi juga wadah untuk melatih kedisiplinan, kepemimpinan, dan nasionalisme.
Ia juga berharap dapat memberikan kontribusi terbaiknya untuk Paskibraka Kabupaten Barito Utara dan menjadi contoh bagi generasi muda lainnya di daerah ini.
Lantas, apa yang akan dilakukan setelah menjadi anggota Paskibraka nanti?
"Setelah saya lolos seleksi menjadi calon Paskibraka, yang pertama saya berterima kasih kepada orang tua ibu dan bapak, karena telah membantu dan memberikan doa restu kepada saya untuk menjadi anggota paskibraka," ungkapnya.
“Dan juga saya sampaikan ucapan terima kasih kepada kakak-kakak pembina, pembimbing yang menemani dan memberikan motivasi kepada saya sejak dari awal saya ikut seleksi calon anggota Paskibraka hingga menjadi calon anggota Paskibraka, dan mengembangkan diri menjadi lebih baik, rendah hati dan disiplin,” ungkapnya.
Lalu, selama mengikuti seleksi Paskibraka, apa yang terkesan?
Ia menyebut kebersamaan dan pertemanan bertambah. Demikian pula pengalaman dan motivasi semakin meningkat.
Muhammad Abdan Al Rajab juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah dan guru-guru SMA Negeri 1 Muara Teweh atas bimbingan dan fasilitasi yang telah diberikan selama ini.
“Kami ucapkan terima kasih banyak untuk kepala sekolah serta guru-guru SMK Negeri 1 Muara Teweh yang selama ini telah memberikan bimbingan dan memfasilitasi kami, sehingga kami lolos terpilih menjadi Paskibraka Kabupaten Barito Utara tahun 2024. Dukungan dan motivasi dari para guru sangatlah berarti bagi kami,” kata Abdan.
Kisah inspiratif Muhammad Abdan Al Rajab menunjukkan bahwa dengan kerja keras, tekad yang kuat, serta semangat pantang menyerah, semua orang dapat mewujudkan mimpi besar. Ia menjadi teladan bagi generasi muda lainnya untuk berani berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara. (RAMADHANI/Y)









