PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengajak warganya untuk menerapkan 6 cara mitigasi krisis air.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air bersih di wilayah ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.

Dia mengatakan krisis air merupakan ancaman serius yang harus diantisipasi bersama. Oleh karena itu, pihaknya menghimbau warga untuk menerapkan 6 cara mitigasi, yaitu:

1. Menghemat penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari.
2. Tidak mencemari sumber-sumber air, baik sungai, danau, maupun sumur.
3. Menerapkan manajemen limbah yang baik agar tidak mencemari lingkungan.
4. Menjaga daerah resapan air dengan menanam pohon-pohon.
5. Membuat sumur resapan untuk menampung air hujan.
6. Memanfaatkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Krisis air adalah tantangan bersama yang harus kita hadapi dengan bijak. Kami mengajak seluruh warga Palangka Raya untuk menerapkan 6 cara mitigasi ini agar ketersediaan air bersih tetap terjaga," katanya, Jumat, 10 Mei 2024.

Menurutnya, langkah-langkah ini tidak hanya bermanfaat untuk mengatasi krisis air, tetapi juga dapat membantu menjaga kelestarian lingkungan.

--page


Warga yang menerapkan cara-cara tersebut akan turut berkontribusi dalam mewujudkan Palangka Raya sebagai kota yang hijau, bersih, dan berkelanjutan. (HENDRI/Y)