BORNEONEWS, Sampit - Jelang Hari Raya Idul Adha, penjual sapi dadakan mulai bermunculan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Penjual sapi dadakan terpantau di sepanjang jalan HM Arsyad, Sampit. Ada 2 titik yang setiap tahun selalu menjadi lokasi jual sapi dadakan jelang Hari Raya Qurban yaitu di dekat Kantor Dinas SDABMBKPRKP dan di dekat persimpangan Jalan Jeruk I.
"Kami menyiapkan sekitar 350 ekor sapi untuk Idul Adha tahun ini," kata salah satu pemilik lapak sapi dadakan Masrani, Sabtu, 11 Mei 2024.
Dari 350 ekor yang akan disiapkan untuk Idul Adha, pihaknya telah mendatangkan 110 ekor sapi. Sapi-sapi yang perdana dijual tersebut 90 persen merupakan sapi peliharaan sendiri dari peternak di Desa Bapeang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Adapun Masrani akan mendatangkan dari Pulau Sulawesi sekitar 200 ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan hewan Qurban di daerah ini. Sapi dari luar pulau tersebut akan didatangkan 3 trip menuju Sampit.
--page
Ia memastikan sapi-sapi yang ia jual telah memenuhi persyaratan dan sehat karena telah dilakukan pengecekan berkali-kali oleh dinas terkait.
"Terutama yang dari Sulawesi itu kita melalui proses yang panjang. Perlu karantina dan cek sampel darah yang memakan waktu 14 hari," ujarnya.
Sapi yangbia jual memiliki bobot 65-170 kg dibanderol dengan harga Rp17,5 juta hingga Rp30 juta per ekor. Harga tersebut dinilai standar dan tidak mengalami kenaikan signifikan dari tahun sebelumnya. (DEWI PATMALASARI/Y)









