BORNEONEWS, Sampit - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mempersiapkan akses masuk pabrik pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) Medis di TPA Jalan Jenderal Sudirman Km 14, Sampit.
"Kami siapkan jalan akses masuk menuju pabrik limbah B3 medis sejak tahun 2023," kata Kepala DLH Kotim Machmoer, Sabtu, 11 Mei 2024.
Phaknya mendapat bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 2023 dengan total anggaran Rp2 miliar untuk pembangunan akses jalan masuk tersebut sepanjang 400 meter.
Kemudian tahun 2024 sedang proses lelang untuk pembangunan jalan tipe rigid kurang lebih 300 meter senilai Rp2,275 miliar.
"Sementara panjang jalan menuju pabrik 1,3 kilometer sehingga kurang 600 meter," ujarnya.
Tahun ini, DLH Kotim juga telah menganggarkan 400 meter untuk timbunan tanah jalan yang tersisa. Sehingga akses masuk kurang 200 meter lagi.
--page
Lanjutnya, pembangunan akses jalan masuk menuju limbah B3 medis sepanjang 1,1 kilometer tersebut artinya dari muara sampai jembatan timbang sudah fungsional.
"Kekurangan 200 meter tersebut kami berharap ada bantuan dari OPD lain," tandasnya.
Sebelumnya, Pemkab Kotim telah melakukan pertemuan mengenai peletakan batu pertama pabrik limbah B3 medis. Pabrik tersebut akan mulai dibangun pada 16 Mei 2024. Sehingga diharapkan jalan akses masuk dapat dilalui dengan lancar. (DEWI PATMALASARI/Y)









