BORNEONEWS, Kasongan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat menggelar Rapat Paripurna II penyampaian draft final roadmap Penguatan Sistem Inovasi Daerah (PSID) bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), di Aula Kantor Bappeda Katingan, Senin (30/5/3016).

Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dalam arahannya yang disampaikan oleh Sekda Nikodemus mengatakan, Pemkab setempat didmpingi tim teknis dari BPPT telah melaksanakan PSIDA dengan tema 'Konservasi Katingan untuk Borneo' dan 'Kasongan Kota Hijau.

"PSDIA ini apabila dilihat secra waktu sangat tepat. Karena bersamaan dengan penyusunan revisi RPJMD tahun 2013-2018. Hal ini sesuai dengan amanat pada RPJMN 2005-2025," sebut Nikodemus.

‎Dalam RPJMN tersebut, katanya, ditetapkan target 100 kabupaten dari 34 provinsi akan dibangun Tecno Park. Tecno Park, jelasnya, merupakan kawasan terpadu berbasis Iptek yang memadukan unsur pengembangan Iptek, kebutuhan dasar dan bisnis serta penguatan daya saing daerah. ‎

"Hal ini merupakan peluang bagi kita untuk mengusulkan ke pemerintah pusat melalui Bappenas masuk dalam salah satu target tersebut," imbuhnya.

Dengan adanya roadmap PSDIA itu, dia meminta kepada pihak terkait agar secara bersama-sama disertai dengan aksinya mampu menjawab tantangan pasar global dan memiliki daya saing dalam masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) sebagai salah satu upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha dan sumber daya manusia.

Ia menyebutkan, berbagai upaya Pemkab Katingan telah masuk dalam rencana aksi PSIDA bertema konservasi, di antaranya peningkatan promosi dan kerjasama investasi dengan memfasilitasi pameran investasi pembangunan dan budaya, peningkatan iklim investasi dengan membuat sistem informasi penanaman modal, peningkatan keberdayaan masyarakat pedesaan dengan melakukan pembinaan desa inovasi berbasis pertanian.

Kemudian peningkatan dan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah konservasi, mengembangkan jaringan komunikasi dan informasi dengan mengadakan jaringan Wifi di taman internet dan lain-lain.

"Sedangkan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha dan sumber dana manusia di pedesaan, upaya yang kita lakukan seperti mengembangkan manajemen sumber daya yaitu dengan melakukan sertifikasi terhadap sumber daya yang ada di desa sebagai bentuk kearifan lokal," pungkasnya. (HAIRUL SALEH/m)