BORNEONEWS, Tamiang Layang - Dua jenazah tanpa indentitas korban kebakaran kapal tunda atau tugboat di Dusun Murung Kelanis, Kabupaten Barito Selatan masih berada di RSUD Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, Senin, 13 Mei 2024.
Sumber RSUD Tamiang Layang menyebutkan, kedua jenazah tersebut masih berada di kamar mayat dan sedang diperiksa oleh tim forensik. Dari foto yang diterima Borneonews, tampak jenazah tersebut menghitam karena gosong terbakar.
Diketahui korban kebakaran kapal yang dilarikan ke RSUD Tamiang Layang berjumlah 6 orang, yang pertama berinsial H (41) mengalami luka bakar 70 persen dan patah tulang betis, korban tersebut selanjutnya dirujuk ke RS Suaka Insan Banjarmasin.
Berikutnya korban berinisial A (21) yang mengalami luka bakar derajat 2 dan cedera kepala ringan, korban saat ini masih dirawat di ruang Asoka.
Kemudian korban berinisial AB (33) yang mengalami luka bakar derajat 2 dan patah tulang betis terbuka, korban sempat dirawat di ruang Asoka, namun meninggal pada pukul jam 17.00 WIB.
--page
Selanjutnya korban berinsial MN (22) yang mengalami luka bakar derajat 2 dan patah tulang tertutup, korban saat ini masih dirawat di ruang Asoka. Terakhir dua jenazah tanpa indentitas yang masih diperiksa oleh tim forensik.
Sebelumnya Kapolres Barito Timur AKBP Viddy Dasmasela bersama Wakapolres Kompol Andika Rama, Kasatlantas AKP M Yudi Satria dan Kasatreskrim AKP Adhy Heriyanto mengunjungi para korban di RSUD Tamiang Layang.
"Kunjungan kita kepada korban kebakaran kapal tugboat ini sebagai wujud rasa empati," kata Kapolres dalam keterangannya.
Viddy juga memastikan bahwa Polres Barito Timur siap mengawal bagi para korban apabila akan dirujuk ke rumah sakit lain.
"Anggota kita standby dan siap mengawal para korban apabila ada yang dirujuk ke rumah sakit lain," ujarnya.
--page
Viddy mengaku tidak dapat memberikan keterangan terkait dugaan penyebab terjadinya kebakaran kapal tersebut karena berada di luar wilayah hukum Polres Barito Timur. Meski demikian dia menegaskan Polres Barito Timur tetap berupaya maksimal membantu para korban.
Informasi yang dihimpun Borneonews menyebutkan bahwa Tugboat Surya 03 meledak dan terbakar sekitar pukul 06.30 WIB saat itu kapal tersebut sedang menarik kapal tongkang batubara yang dalam kondisi kosong dari arah Kalimantan Selatan.
Pada video yang beredar di grup-grup WhatsApp terlihat api berkobar besar membakar kapal tersebut. (BOLE MALO/R)









