BORNEONEWS, Sampit - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mempersiapkan posko pemantauan di terminal, pelabuhan, dan bandara, serta beberapa titik kota  selama bulan puasa dan menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran nanti.

Kepala Dishub Kabupaten Kotim Fadlian Noor, mengatakan telah melakukan koordinasi dengan pihak bandara, terminal, dan pelabuhan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan lalu lintas ketika puasa dan lebaran.

“Kami sudah rapat dan koordinasikan dengan pihak bandara, terminal, dan pelabuhan, untuk selalu memantau perkembangan kepadatan lalu lintas di setiap terminal transportasi umum yang ada," kata dia, saat dihubungi, Selasa (31/5/2016).

Menurut Fadlian, tidak ada perbedaan persiapan dengan tahun-tahun sebelumnya ketika Ramadan datang. Pihaknya bekerjasama dengan pihak kepolisian, khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotim untuk  membuat pos pengamanan.

“Kami sudah membahas hal ini bersama, intinya nanti akan dibuat beberapa pos pengamanan lalu lintas,” ucap dia.

Fadlian menyatakan pihaknya telah memetakan beberapa kawasan yang bakal menjadi titik macet kendaraan. Salah satunya keberadaan Pasar Ramadan yang kerap menjadi penyebab utama kepadatan lalu lintas di bulan suci itu, sehingga bakal menjadi fokus utama.

“Jadi kemungkinan kemacetan akan lebih ramai terjadi di sore hari hingga menjelang ibadah buka puasa. Hal ini yang kami antisipasi,” paparnya.

Hal lainnya yang perlu diantisipasi adalah titik-titik jalan yang mengalami perbaikan selama bulan puasa hingga dan lebaran nanti.

“Perbaikan jalan yang belum selesai akan mempersulit kerja kepolisian lalu lintas dan dishub. Karena biasanya akan terjadi kemacetan panjang ketika lonjakan terjadi,” ujar Fadlian. (RIFQI/m)