BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kapuas telah menggelar rembuk stunting, bertempat di Aula Rapat Rujab Bupati Kapuas.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekda Kapuas, Septedy dan dihadiri unsur Forkopimda Kapuas, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kemenag, dan TPPS di kecamatan yaitu camat, kepala desa dan lurah yang menjadi lokus stunting di tahun 2024 serta daring dengan instansi Pemprov.
"Kegiatan rembuk stunting dengan tema melalui konvergensi intervensi di tingkat keluarga, mari kita tingkatkan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kapuas," katanya, Selasa, 14 Mei 2024.
Ia menyeburkan bahwa Kabupaten Kapuas telah mengalami penurunan stunting di tahun 2023 yaitu 16,2 persen dan membutuhkan penurunan 1,91 persen lagi untuk mengejar prevalansi Nasional di tahun 2024 yaitu 14,29 persen.
"Untuk mengejar prevalansi nasiaonal maka dibutuhkan pelaksanaan secara masif, bergotong royong, dan mengikuti tahapan- tahapan yang telah direncanakan bersama," ujarnya.
--page
Lebih lanjut, ia menuturkan ada beberapa catatan penting yang harus dilaksanakan bersama di tahun 2024 yaitu perlu ditingkatkan pengawasan implementasi kebijakan hingga ke tingkat desa dan tingkat keluarga.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sesuai dengan tugas dan fungsinya di TPPS kabupaten juga TPPS kecamatan, TPPS kelurahan dan desa agar memastikan implementasinya tepat sasaran dan meningkatkan pemahaman terhadap komitmen dan memiliki kompetensi yang sama.
"Semua intervensi spesipik ataupun sensitif harus benar-benar kompenjen tidak bisa sendiri-sendiri, melakukan trobosan yang bisa mengubah prilaku masyarakat untuk hidup sehat, membawa bayi balita untuk aktif posyandu agar pemantauan tumbuh kembangny berjalan maksimal," ucapnya.
Pelaporan juga harus ditingkatkan untuk memastikan intervensi benar-benar terarah dan kualitas data harus benar-benar valid mencerminkan kondisi yang sebenarnya.
Dalam kegiatan tersebut juga ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah terkait menyampaikan paparan terkait inovasi dan aksi yang akan dilaksanakan guna mendukung tercapainya penurunan angka stunting di tahun 2024. (DODI/H)









