PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melalui perwakilan dari dinas setempat, mengikuti kegiatan Kalteng Expo 2024 di Kota Palangka Raya.

Salah satunya dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kobar, menampilkan dan menawarkan berbagai produk dari kerajinan dan juga makanan olahan dari IKM/UKM Kabupaten Kobar.

Diketahui, Kalteng Expo 2024 dilaksanakan pada tanggal 11 - 15 Mei 2024 berlokasi di Arena Pameran Tamanggung Tilung Palangka Raya ini sebagai momen penting rangkaian peringatan Hari Jadi Prov. Kalimantan Tengah ke-67, dan menjadi sorotan utama bagi masyarakat Kalteng. Sehingga dapat menjadi sarana untuk mengangkat potensi dan kekayaan di suatu daerah.

Kepala Diseprindagkop UKM Kobar Alfan Khusnaini melalui Kabid Perdagangan DisperindagkopUKM Kobar Muhamad Suhendra menyampaikan bahwa pihaknya sangat antusias bisa mengikuti dan menampilkan produk unggulan dari Bumi Marunting Batu Aji.

"Pada Kalteng Expo 2024, Stand Pemkab. Kobar menampilkan dan menawarkan berbagai produk kerajinan IKM/UKM setempat," ujar Suhendra saat dikonfirmasi pada Rabu, 15 Mei 2024.

--page

Hendra menyebutkan, beberapa produk yang dipamerkan dan dipasarkan diantaranya Kaos Tulis/Lukis, Kain Batik Khas Kobar, Jaket Khas Kobar, Tas tradisional khas Kobar, Cobek/Ulekan Ulin, Telanan Ulin, Sutil Ulin, Kerajinan Keramik, Cincin/Gelang Tradisional, Cincin/Batu Kecubung dan lainnya.

Selain itu ada juga produk olahan makanan seperti Gula Nipah, kemudian olahan berbahan dasar ikan, seperti Kerupuk Ikan, Amplang Ikan, Stik Tenggiri, Stik Cumi, Abon Ikan, Terasi Udang Asli dan produk lainnya.

Ia mengungkapkan, tentu expo ini dapat mempromosikan dan memamerkan produk-produk unggulan lokal Kobar. Sehingga, secara tidak langsung dapat memberikan dukungan ekonomi bagi pelaku UMKM di Kobar.

"Tentu selain memberikan dukungan ekonomi langsung bagi mereka (UMKM), tetapi juga ini dapat memperkuat rasa kepemilikan dan kebanggaan terhadap warisan budaya dan produk lokal," pungkasnya. (DANANG/j)