BORNEONEWS, Sukamara – Pihak Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Pertambangan dan Energi (Perindagkoptamben) Sukamara melakukan sidak ke pasar jelang Ramadan untuk mencegah beredarnya makanan dan minuman kadaluarsa.
Kepala Disperindagkoptamben Sukamara Harapan Wahai mengatakan, sidak ke sejumlah pedagang di pasar melibatkan pihak terkait seperti dari Dinas Kesehatan, Satpol PP, Perinjinan, Kepolisian dan pihak pemerintah daerah melalui Bagian Ekonomi.
“Tim telah melakukan sidak yang dipimpin langsung oleh Asisten II Setda Sukamara untuk mengecek makanan kadaluarsa dipasar dengan mendatangi sejumlah toko dan pedagang yang menjual makan dan minuman,” ujar Wahai, Selasa (31/05/2016).
Selain melakukan pemantauan terhadap peredaran makanan dan minuman yang tidak layak konsumsi atau kadaluarsa, tim juga sekaligus melakukan pemantauan terhadap kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.
“Pemantauan harga sembako juga kami lakukan, untuk mengetahui sampai sejauh mana kenaikan sembako jelang puasa sehingga nanti bisa kami siapkan untuk pasar murah,” ucap Wahai.
Dinas Kesehatan Sukamara juga mengimbau agar masyarakat lebih pintar dalam membeli makanan dan minuman yang beredar saat ini.
“Caranya dengan melihat atau mengecek tanggal kadaluarsanya dan kondisi kemasannya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sukamara Junaidin Tarigan, baru-baru ini.
Menurunnya teliti sebelum membeli dengan melakukan pengecekan kondisi kemasan dan juga tanggal kadaluarsa akan menghindari konsumen atau masyarakat dalam mengkonsumsi makanan yang sudah tidak layak.
“Jangan membeli makanan atau minuman yang sudah lewat tanggal kadaluarsa sebab akan berbahaya bila dikonsumsi,” ujar Tarigan. (NORHASANAH/m)
Dinas Perindagkoptamben Sukamara Lakukan Sidak Pasar
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







