BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS bersama Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara atau KPPN Cirebon baru-baru ini mengajak sekitar 100 orang pengrajin batik Cirebon untuk mencanting kain bermotif.
"Ratusan orang pengrajin batik Cirebon antusias mencanting kain bermotif, di ruang Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Cirebon," kata Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana yang juga Plt Direktur Kemitraan BPDPKS, Kabul Wijayanto dalam rilisnya, Kamis, 16 Mei 2024.
Proses mencanting kali ini berbeda dengan keseharian mereka yang biasanya menggunakan malam atau lilin berbasis minyak bumi atau wax parafin.
Saat ini disubtitusi dengan lilin berbahan baku minyak sawit atau malam sawit. Malam digunakan sebagai perintang warna dalam proses membatik.
"Kegiatan ini merupakan rangkaian Sosialisasi dan Inkubasi Malam Sawit yang diselenggarakan BPDPKS berkolaborasi dengan KPPN Cirebon," kata Kabul lagi.
Selain kegiatan sosialisasi kepada pengrajin batik, lanjutnya, dilakukan pula Lomba Membatik bagi siswa/siswa SMK kota Cirebon.
--page
"Kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan dalam menjaga warisan budaya Indonesia sekaligus upaya meningkatkan penggunaan produk turunan sawit dalam proses produksi kain batik," tuturnya.(TESTI PRISCILLA/R)









