BORNEONEWS, Kasongan - Pj Bupati Katingan, Saiful mengatakan bahwa daerahnya sejauh ini termasuk rawan bencana.
Hal ini disampaikan saat dirinya menghadiri rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi bencana di aula Kantor Bappedalitbang, Kamis, 16 Mei 2024.
Rapat tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Katingan. Undangan lainnya sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta camat se-Kabupaten Katingan.
Pj Bupati Katingan, Saiful mengingatkan kepada semua pihak agar senantiasa bersiap menghadapi musim kemarau tahun ini.
Pasalnya, musim kemarau tahun 2024 diprediksi mulai akhir Juni mendatang, dan puncaknya biasanya terjadi pada bulan September.
--page
"Kabupaten Katingan merupakan daerah rawan terhadap berbagai jenis bencana, seperti banjir, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mengakibatkan kabut asap," katanya.
Menurutnya, bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh sebab itu harus selalu waspada dan siap siaga.
Pj Bupati Katingan berharap rapat koordinasi ini dapat menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yang konkrit untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dan juga menginstruksikan kepada seluruh peserta rapat untuk segera menindaklanjuti hasil rapat ini dengan membuat rencana aksi yang konkrit dan terukur.
"Mari kita bersama-sama bekerja sama untuk mewujudkan Kabupaten Katingan yang tanggap bencana, Saya harapkan kita semua bekerja sama dengan baik dalam upaya penanggulangan bencana, sehingga dapat meminimalisir dampak dari bencana yang mungkin terjadi," ucap Pj Bupati Katingan, Saiful.
Pada acara ini Pj Bupati Katingan, Saiful bersama unsur Forkopimda melakukan penandatangan nota kesepakatan tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana tahun 2024. (ABDUL GOFUR/j)









