BORNEONEWS, Palangka Raya - Lurah Panarung, Evi Kahayanti, menunjukkan kepedulian dan perhatian khusus terhadap komunitas difabel di wilayahnya.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rutinitas yang telah dilakukan oleh Evi sebagai bentuk komitmennya untuk memastikan bahwa semua warga di wilayah Panarung, termasuk komunitas bisu-tuli yang sering kali tidak terlihat, mendapatkan perhatian yang sama.
Dalam kunjungan tersebut, Evi tidak hanya menyapa dan berinteraksi dengan warga komunitas bisu-tuli, tetapi juga melibatkan mereka dalam berbagai kegiatan positif, seperti pelatihan keterampilan tangan.
"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian dan produktivitas anggota komunitas tersebut," katanya, Jumat, 17 Mei 2024.
Evi juga membawa beberapa bantuan, termasuk alat tulis, bahan baku untuk keterampilan, dan kebutuhan sehari-hari lainnya, sebagai bentuk dukungan konkret bagi komunitas bisu-tuli.
--page
Salah satu warga komunitas bisu-tuli, Indra (34), menyampaikan terima kasihnya kepada Evi Kahayanti. Melalui bahasa isyarat, Indra menyatakan bahwa kunjungan dan perhatian dari Lurah Panarung sangat berarti bagi mereka.
Sebagai penutup, Evi Kahayanti mengajak seluruh warga Panarung untuk turut serta dalam mendukung dan memperhatikan komunitas difabel lainnya, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung.
"Kita semua harus bahu-membahu dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung. Mari kita jadikan Panarung sebagai contoh bagi daerah lain dalam hal kepedulian dan inklusivitas," pungkasnya. (PATHUR/Y)









