PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah mengatakan dalam pelaksanaan program pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting perlu diperbanyak aksi langsung turun kelapangan.

Aksi langsung akan dapat mempercepat pelaksanaan program dan mencapai target maksimal, jangan sampai hanya lebih banyak kegiatan seremonial saja dibandingkan aksi.

"Kegiatan seremonial seperti contohnya rapat lebih banyak dari aksi maka akan membuang anggaran saja, harusnya anggaran itu diminimalisir, maka dari itu perlu lebih perbanyak aksi langsung," ucapnya, Sabtu, 18 Mei 2024.

Nafsiah menjelaskan, anggaran untuk prlaksanaan program pengentasan kemiskinan dan stunting harus dapat dimaksimalkan, dan benar-benar tepat sasaran sehingga persoalan kemiskinan dan stunting dapat ditekan.

"Rapat itu boleh saja dilaksanakan, tapi jangan telalu sering. Akan lebih baik jika, aksi langsung turun kelapangan melaksanakan programnya yang diperbanyak, sehingga kemiskinan dan stunting itu bisa ditekan," tegasnya.

Dirinya berharap dengan komitmen yang kuat dari pemerintah terutama daerah pelaksanaan program pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting di Kalteng ini dapat berjalan baik dan lancara.

--page

"Kita tentu ingin angka kemiskinan dan stunting di Kalteng terus mengalami penurunan hingga mencapai angka terendah guna memciptakan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah," tandasnya. (DONNY D/R)