BORNEONEWS, Jakarta - Rohaniwan Katolik, Franz Magnis Suseno menilai ideologi komunisme tak akan bangkit lagi di Indonesia. Menurutnya, paham ini telah menjadi peninggalan abad XX yang kini telah usang.

Hal tersebut dikatakan Romo Magnis saat diskusi di Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta, Selasa (31/5/2016), menanggapi ketakutan sebagian pihak yang meyakini ideologi tersebut akan muncul kembali di Indonesia.

Kritikus ide-ide yang dibangun oleh Karl Marx ini mengatakan, selain Korea Utara, tak ada lagi negara yang benar-benar mengaplikasikan komunisme sebagai ideologi negara itu. "Kita lihat di Rusia ambruk, Tiongkok membebaskan diri. Contoh cemerlang hanya Korea Utara dan tak ada negara yang mau seperti Korea Utara," kata Franz.

Dia mengatakan kini tidak ada bukti bahwa pergerakan separatis atau perlawanan di Indonesia didalangi oleh orang komunis. "Komunisme sudah tidak ada lagi, sejak 1968 tidak ada lagi orang-orang komunis yang memberontak di Indonesia," kata dia.

Takut aib terbongkar

Namun, dirinya berspekulasi diembuskannya kembali isu komunisme karena ada pihak-pihak yang enggan aibnya terbongkar karena terlibat pembantaian pasca 1965. Menurut Franz, banyak aktor yang terlibat dalam pembantaian massal di era tersebut tak mengakui adanya tragedi itu.

"Di Maumere saja, ada sekitar 800 orang yang dituduh komunis dibantai oleh pemuda katolik binaan militer. Ini baru Maumere saja, belum lainnya," kata dia. (Ant/B-10)