BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Wilayah Raja Seberang di Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, mengalami kerusakan parah pada jalan dan jembatan Gusti Abdullah RT 03.
Kerusakan ini menimbulkan keresahan di kalangan warga setempat, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas sehari-hari mereka.
Di tengah keresahan ini, warga dan kelurahan bersatu padu untuk memperbaiki kerusakan tersebut.
Gotong royong yang dilakukan warga menjadi titik terang di tengah masalah infrastruktur yang melanda wilayah tersebut.
Lurah Raja Seberang, Yaumil Bahsin mengungkapkan rasa kagumnya terhadap semangat gotong royong yang diperlihatkan oleh warga.
--page
"Jadi kelurahan dan warga sekitar gotong royong perbaikan jalan tersebut, adalah contoh nyata kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya infrastruktur yang baik untuk kesejahteraan bersama," ujarnya dengan penuh apresiasi, saat dikonfirmasi Minggu, 19 Mei 2024.
Lanjutnya, bahwa kerusakan jalan di Raja Seberang bukanlah masalah yang baru. Seiring dengan perkembangan zaman, jalan yang awalnya dirancang untuk pejalan kaki kini harus menanggung beban kendaraan bermotor yang semakin banyak.
"Jika dulu dibangun masih sedikit pengguna motor dan yang menggunakan hanya pejalan kaki, sekarang rata-rata masyarakat menggunakan motor. Sehingga sudah saatnya untuk rehab atau diperbaiki," tambahnya.
Kegiatan gotong royong ini tidak hanya dimaksudkan sebagai pemeliharaan infrastruktur, tetapi juga menjadi momen penting untuk memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan antar warga.
Mereka membuktikan bahwa dengan kerja sama dan semangat gotong royong, mereka mampu menghadapi dan menyelesaikan masalah bersama.
--page
Seorang warga, Budi Santoso, menyatakan kebanggaannya bisa terlibat dalam kegiatan tersebut.
"Kami sangat senang bisa bergotong royong. Ini menunjukkan bahwa kita semua peduli dengan lingkungan kita dan siap bekerja sama demi kebaikan bersama," ujarnya.
Selain perbaikan jalan, gotong royong ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain, untuk terus memupuk semangat kebersamaan dan saling membantu.
Semangat gotong royong ini diharapkan dapat menjadi budaya yang terus berkembang di tengah masyarakat. (DANANG/H)









