BORNEONEWS, Muara Teweh - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-96 tahun 2016 sejak 3 Mei 2016 menghasilkan pekerjaan fisik. Salah satunya pembuatan jalan di wilayah Desa Bahitom Kecamatan Murung sepanjang 2,1 kilometer dengan lebar 20 meter.
Tidak hanya itu, kegiatan yang berakhir pada 1 April 2016 ini juga berhasil membuat parit sepanjang 4,6 kilometer di wilayah desa yang sama.
Sementara hasil kegiatan nonfisik berupa penyuluhan hukum, pembekalan keagamaan dan Perjuangan Bela Negara dilakukan untuk bisa dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari–hari, sehingga bisa mendorong inovasi dan kreatifitas masyarakat untuk menumbuhkan cinta tanah air dan bangsanya.
Pada kegiatan upacara penutupan TMMD ke 96 tersebut juga Dandim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf. Adhi Giri Ibrahim mengharapkan kegiatan ini bermanfaat sebesar–besarnya bagi masyarakat di pedesaan, khususnya dalam akselerasi pembangunan dalam rangka kemanunggalan TNI bersama rakyat.
Tidak hanya itu, Dandim juga mengatakan TMMD juga untuk meningkatkan semangat gotong royong dan rasa kekeluargaan serta partisipasi aktif masyarakat dalam membangun daerahnya sehingga tercipta jiwa persatuan dan kesatuan yang kokoh serta terwujudnya kemanunggalan TNI bersama Rakyat
Selain itu, ia mengungkapkan, untuk meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan sosial masyarakat di daerah menuju masyarakat yang semakin sejahtera, mandiri, serta memiliki ketahanan wilayah yang tangguh dalam menghadapi setiap ancaman
“Dengan Semangat Kemanunggalan Serta kerjasama Lintas Sektoral dan Lintas Komponen bangsa , Kita wujudkan dari Desa untuk membangun Indonesia guna Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat," tambah Dandim saat menjadi inspektur upacara yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Mura, Rabu (1/6). (SUPRI ADI/m)








