KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Peserta didik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas telah mengikuti kegiatan pelatihan wawasan jurnalistik dan kehumasan dengan tema "Bersama PWI, tingkatkan keterampilan dan kualitas informasi di Era Digitalisasi, bertempat di Aula Rujab Bupati Kapuas, baru-baru ini. 

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan jurnalistik dan kehumasan di kalangan peserta didik, seiring dengan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Kepala MAN Kapuas, Ahmad Mulyadi melalui Wakil Kepala Madrasah bidang Humas, Rina Amahorosea sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh PWI kabupaten Kapuas. 

Menurut dia kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi peserta didik dalam memahami dunia jurnalistik dan kehumasan, yang sangat penting di era digital ini.

"Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Dengan pelatihan ini, diharapkan peserta didik MAN Kapuas dapat meningkatkan keterampilan dan kualitas informasi yang mereka hasilkan, sehingga dapat bersaing dan berkontribusi secara positif di era digitalisasi ini," katanya, Senin, 20 Mei 2024.

--page

Pelatihan ini diikuti oleh ratusan peserta baik yang terdiri dari pelajar, utusan bagian humas dari berbagai sekolah, organisasi dan instansi. Mereka sangat antusias untuk belajar lebih mendalam mengenai teknik-teknik jurnalistik dan kehumasan. 

Kegiatan dibagi dalam beberapa sesi materi, yaitu dasar-dasar menulis berita, mengemas berita menarik dan tekhnik wawancara, teknik fotografi jurnalistik, kode etik dan pedoman pemberitaan ramah anak, pengenalan UU No.40 tahun 1999 tentang Pers dan pemanfaatan sistem informasi yang terintegritas dalam mendukung peran humas di organisasi.

Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta didik MAN Kapuas tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga mampu menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bidang jurnalistik dan kehumasan. 

"Hal Ini juga menjadi langkah awal bagi mereka untuk terus berkembang dan siap menghadapi tantangan di era digitalisasi," pungkasnya. (DODI/j)