BORNEONEWS, Palangka Raya - Lomba perahu hias pada pelaksanaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2024 dimanfaatkan sebagai wadah pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.
Hal ini dibuktikan pada saat pelaksanaan kegiatan tersebut, terdapat banyak wisatawan mancanegara yang menyaksikannya dengan menggunakan kapal susur sungai.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadis Disbudpar) Provinsi Kalteng Adiah Chandra Sari mengatakan, lomba perahu hias menjadi salah satu rangkaian agenda FBIM 2024 dan turut meningkatkan daya tarik pariwisata di provinsi setempat.
"Lomba perahu hias ini untuk memperkenalkan kepada para wisatawan lokal maupun asing, bahwa nenek moyang kita dulu menggunakan perahu sebagai alat transportasi dan ini adalah kesempatan yang baik bahwa orang luar dapat mengenal kebudayaan kita," katanya, Senin, 20 Mei 2024.
Katanya, FBIM ini sejarah nenek moyang, namun dikemas dengan menarik, untuk lebih mengenalkan kebudayaan daerah sekaligus menarik para wisatawan agar datang ke Kalteng.
--page
"Peserta lomba perahu hias ini, yakni 13 peserta dari kabupaten/kota dan OPD provinsi, TNI/Polri dan seperti yang kita lihat terdapat puluhan perahu hias yang bagus-bagus serta mengangkat unsur kearifan lokal masing-masing," bebernya.
Pada momentum kegiatan tersebut juga, katanya banyak penggiat perekonomian maupun lapak pedagang yang menyajikan berbagai makanan maupun minuman.
Ini jelasnya sebagai angin segar bagi masyarakat untuk menambah perekonomian, dengan berkumpulnya orang banyak dan antusias masyarakat ini yang membeli dagangan para pedagang tersebut. (MARINI/H)









