BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Perikanan menggelar Sosialisasi Budidaya Ikan Sistem Bioflok.
Kadis Perikanan Seruyan, Halidah mengatakan, berkembangnya teknologi sektor budidaya perikanan semakin memacu peneliti untuk menghasilkan inovasi-inovasi terbaru yang berguna untuk meningkatkan kualitas perikanan
Salah satu teknologi terbaru dalam budidaya perikanan adalah budidaya dengan sistem bioflok. Bagi sebagian orang, bioflok mungkin masih terdengar asing dibandingkan dengan teknik budidaya ikan lainnya.
“Sistem bioflok adalah salah satu teknik budidaya ikan yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi budi daya,“ kata Halidah, Selasa, 21 Mei 2024.
Dalam sistem ini, ikan dibesarkan dalam kolam yang dilengkapi dengan bakleri pengurai limbah organik. Bakteri tersebut akan mengubah limbah menjadi nutrisi untuk ikan, sehingga tidak diperlukan lagi penggunaan pakan tambahan yang mahal.
“Adanya sosialisasi ini, para pembudidaya di kenalkan secara detail mengenai prinsip dasar budidaya ikan sistem bioflok,“ ungkapnya.
--page
Dengan harapan dapat memberikan pengetahuan secara terperinci tentang teknik budidaya Bioflok, sehingga dapat di aplikasikan di wilayah masing masing untuk kemajuan usaha budidaya perikanan. (FAHRUL/R)








