BORNEONEWS, Muara Teweh – Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis mengatakan, pemagangan adalah bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu antara pelatihan di lembaga pelatihan, bekerja secara langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur atau pekerja yang lebih berpengalaman (mentor) dalam rangka menguasai keterampilan, keahlian atau kompetensi tertentu.
Ini disampaikan Muhlis pada acara pelepasan peserta pemagangan dalam negeri Kabupaten Barito Utara tahun 2024 di aula BappedaLitbang Muara Teweh, Selasa, 21 Mei 2024.
Menurut Pj Bupati, dengan mengikuti program pemagangan yang sistematis, peserta dapat memperoleh pengalaman kerja yang lebih praktikal, sehingga peserta pemagangan dapat lebih cepat diserap pasar kerja, sekaligus menjadi bekal peserta untuk terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya.
“Metode pemagangan ini dilakukan dalam upaya percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Pemagangan ini berkontribusi besar dalam menambah jumlah tenaga kerja skilled serta menyesuaikan supply dan demand tenaga kerja,” kata dia.
--page
Terkait hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengajak kepada seluruh pengusaha agar mendukung program dan kegiatan pemagangan ini. Hal ini dalam upaya penanggulangan tingkat pengangguran di Kabupaten Barito Utara.
“Sangat diharapkan dukungan, kerja sama dan komitmen bersama antara pemerintah, BUMN, BUMS, BUMD dan stakeholder terkait lainnya, di antaranya melalui metode program pemagangan dan pelatihan kerja untuk membekali, meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kerja guna meningkatkan kemampuan, produktivitas dan kesejahteraan tenaga kerja beserta keluarganya,” kata Muhlis. (RAMADHANI/Y)









