BORNEONEWS, Lamandau - Yayasan Lantang Torang Lamandau menjajaki kerja sama dengan Politeknik Negeri Jember, Jawa Timur, atau yang akrab disebut Unije. Pihak yayasan mengejar izin operasional dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, agar lebih leluasa mengelola pendidikan.
Beberapa tahun melakukan usaha memperoleh ijin operasional dari Dikti untuk Perguruan Tinggi Politeknik Lamandau, ternyata belum terlihat perkembangan signifikan. Beberapa kali menjajaki kerja sama, antara alin dengan Universitas Dipenogoro (Undip) Semarang, serta Politeknik Banyuwangi, Jawa Timur, tetapi belum ada hasil menggembirakan.
"Pekan lalu kami (Yayasan Lantang Torang) ke Jember. Kami menemui Direktur dan wakil Direktur Perguruan Tinggi Politeknik tersebut. Kami bersyukur mendapat respon positif dari Polije untuk melanjutkan kerjasama ke depan," ungkap ketua Yayasan Lantang Torang, H. Masrun, usai rapat pengurus Yayasan, di Nanga Bulik, Rabu (1/6/2016).
Masrun yang juga Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Lamandau, menjelaskan upaya penjajakan kerja sama tersebut terus dilakukan atas keinginan sungguh-sungguh dari Yayasan bersama Pemerintah kabupaten (Pemkab) Lamandau mendirikan perguruan tinggi perdana di Lamandau. Terlebih, seiring perkembangan zaman, kehadiran perguruan tinggi sudah merupakan kebutuhan daerah.
Masrun juga memastikan respon positif pihak Polije Jember terhadap rencana pendirian Politeknik di Lamandau, yayasan segera memfasilitasi terjalinnya kerja sama atau MoU antara pihak Politeknik Negeri Jember Jember bersama Politeknik Lamandau yang dalam hali ini Pemerintah kabupaten Lamandau.
"Kita rencanakan untuk melakukan MoU perihal proses pendirian dan pengembangan Politeknik Lamandau, kita agendakan pada minggu ke-III bulan Juni 2016 mendatang sudah terlaksana," harapnya.
Setelah terjalinnya MoU nanti, perwakilan tim dari Polije dipastikan mengunjungi Lamandau untuk kepentingan observasi dan penelitian yang pada prinsipnya melakukan survei ke masyarakat maupun ke sekolah-sekolah untuk melihat potensi langsung di Lamandau yang tentu akan mendukung kelayakan pendirian perguruan tinggi di Bumi Bahaum Bakuba.
Masrun membeberkan dalam komunikasi awal dengan Polije, pihak Yayasan Lantang Torang mengusulkan sejumlah prodi untuk dibuka nantinya. Beberapa prodi yang diajukan antara lain Akuntansi, Agribisnis dan Informatika.
"Selain berharap proses kerjasamanya nanti berjalan lancar, kami juga optimistis kerjasama dengan Politeknik Negeri Jember yang sudah berpengalaman dalam dunia akademik dapat diperoleh tujuan yang kita harapkan, di antaranya diperolehnya Izin Operasional Perguruan Tinggi dari Dikti sebagai salah satu syarat yang harus dikantongi Politeknik Lamandau," terangnya. (HENDI NURFALAH/N).








