BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten Sukamara melaksanakan Rembuk Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) tingkat Kabupaten Sukamara 2016, dihadiri Ketua KTNA Provinsi Kalimantan Tengah, Sugianor. Ini bagian dari upaya memantapkan kepemimpinan dan kemandirian kontak tani, nelayan dalam mewujudkan petani mandiri dan sejahtera,
Bupati Sukamara, Ahmad Dirman dalam sambutan dibacakan Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Sukamara, Donal Simanjuntak mengatakan keberhasilan pembangunan pertanian sangat ditentukan oleh dukungan nyata semua pihak pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun masyarakat tani selaku pelaku utama serta pihak lainnya.
“Tantangan dalam pembangunan pertanian secara umum adalah adanya kenyataan, pertanian didominasi oleh skala usaha kecil, modal terbatas dan sumber daya petani yang masih rendah sehingga produktivitas usaha tani yang dihasilkan masih rendah. Karena belum sepenuhnya mampu menerapkan teknologi untuk meningkatkan produksi, yang pada akhirnya tingkat pendapatan masyarakat petani masih rendah. Di samping itu, juga masih rendahnya posisi tawar petani terhadap produk yang dihasilkan” kata Donal Simanjuntak saat membuka Rembuk KTNA di aula Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Sukamara, Rabu (1/6/2016).
Untuk mengatasinya, diperlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan serta usaha untuk terus mendorong sikap petani dan nelayan agar lebih responsif terhadap kesempatan berusaha yang terbuka dan termotivasi untuk selalu berupaya lebih meningkatkan usahanya.
“Berbagai keberhasilan pembangunan pertanian yang sudah dicapai dan ketidak-berhasilan yang dialami akan dijadikan landasan perbaikan pelaksanaan tugas-tugas ke depan.” Ujar Donal.
Koordinasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam melaksanakan tugas pembangunan pertanian perlu lebih ditingkatkan. Keterbatasan anggaran pembangunan dibidang pertanian harus disikapi dengan kerjasama dan keterpaduan lintas sektor serta pelibatan para pelaku utama pembangunan pertanian. Dengan membangun sinergi berbagai komponen pelaku pembangunan, maka diyakini pelaksanaan pembangunan di sektor pertanian yang kita laksanakan akan memberikan hasil yang lebih optimal dan mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
“Kelompok tani nelayan andalan Kabupaten Sukamara sebagai mitra kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sukamara, merupakan organisasi pertanian yang juga memiliki peranan yang sangat penting dalam membantu pemerintah untuk mencapai sasaran utama pembangunan pertanian. Sebagai mitra kerja pemerintah, maka KTNA juga diharapkan untuk lebih mandiri dan memiliki kemampuan.” Pinta Asisten II Sekda Sukamara. (NORHASANAH/N).








