PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Utama BKKBN RI, Tavip Agus Rayanto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng atas keberhasilan menurunkan angka stunting hingga 3,4 persen di 2023.

“Terima kasih karena Provinsi Kalteng angka stuntingnya turun 3,4 persen di tengah nasional turun 0,1 persen," ungkapnya saat menghadiri pameran inovasi stunting Kalteng, Selasa, 21 Mei 2024.

Ia menilai angka ini memberi kontribusi terhadap capaian nasional berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 di angka 21,5 persen dari 21,6 persen.

Tavip turut mengapresiasi beberapa kabupaten di Kalteng yang angka stuntingnya di bawah atau mendekati rata-rata nasional 14 persen.

Beberapa Kabupaten tersebut, antara lain Gunung Mas dengan prevalensi angka stunting 12,9 persen, Lamandau 13,2 persen, Barito Utara 15,3 persen, dan Kapuas 16,2 persen.

“Saya yakin dengan Bulan Timbang atau Intervensi Serentak yang dilaksanakan di Bulan Juni, angka Stunting akan turun,” ucap Tavip.

--page

Dia meminta semua pihak mendukung kegiatan pengukuran melalui Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (PPGBM) tersebut.

“Pengukuran tiap bulan, syaratnya validasinya baik dan alatnya terukur,” imbuhnya. (HERMAWAN DP/R)