BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo meminta kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota agar mendukung pelaksanaan kegiatan 10 Pasti Intervensi Serentak pencegahan stunting.
"Pertama memastikan pendataan seluruh calon pengantin (catin), ibu hamil , dan balita di wilayah kerjanya untuk menjadi sasaran," sebut dia saat rangkaian pameran inovasi di Palangka Raya, Selasa, 21 Mei 2024.
Kedua, memastikan seluruh calon pengantin mendapatkan pendampingan serta memastikan kehadiran ibu hamil serta balita datang ke Posyandu. Ketiga, memastikan ketersediaan alat antropometri terstandar di seluruh Posyandu.
Keempat, memastikan seluruh kader Posyandu memiliki keterampilan dalam pengukuran antropometri terstandar serta penyuluhan untuk ibu hamil dan balita. Kelima, memastikan pengukuran menggunakan alat antropometri terstandar.
Keenam, memastikan intervensi pada ibu hamil dan balita yang bermasalah gizi. Ketujuh, memastikan seluruh ibu hamil dan balita diberikan edukasi di Posyandu.
Delapan, memastikan pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran serta intervensi ke dalam sistem informasi e-PPGM dihari yang sama. Sembilan, memastikan dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan intervensi serentak.
--page
Terakhir, memastikan ketersediaan pembiayaan pelaksanaan intervensi serentak termasuk rujukan kasus ke fasilitas layanan Kesehatan. (HERMAWAN DP/R)









