BORNEONEWS, Banjar - DPRD Kabupaten Barito Utara uji komparasi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, Kalimantan Selatan karena dinilai mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui perusahaan daerah.
Sekda Banjar Mokhamad Hilman mengatakan pihaknya bersama perwakilan PTAM Intan Banjar, Dirut Perumda PBB, Baramarta dan PT BPR Martapura Banjar Sejahtera menerima kunjungan kerja rombongan DPRD Batara.
“Saya menyampaikan kepada wakil rakyat terkait langkah pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang kami lakukan karena dinilai mampu meningkatkan PAD di Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Pertemuan itu juga memberikan kesempatan bagi kedua daerah untuk saling belajar dan berbagi informasi maupun juga pengalaman terutama pengelolaan perusahaan daerah.
"Kita ketahui bersama sebuah badan usaha sudah semestinya mampu memberikan keuntungan bagi daerah disampaikan sifatnya untuk pelayanan publik sehingga semua itu didiskusikan," tuturnya.
Hilman menjelaskan keberadaan BUMD sebagai aset daerah tentu harus dipertahankan dan maksimal dalam pelayanan sehingga mampu menghasilkan penerimaan daerah yang menjadi tambahan PAD.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Barito Utara. Permana Setiawan mengatakan pihaknya berdiskusi terkait masalah peraturan daerah perusahaan daerah dan beberapa kiat pengangkatan atau penerimaan pimpinan perusahaan daerah.
--page
"Hal menarik lain yang kami gali adalah keberadaan PT Air Minum Intan Banjar yang menghasilkan keuntungan dan bisa menjadi PAD sehingga mampu menambah pundi penerimaan daerah," kata Permana.
Permana menambahkan DPRD Barito Utara juga mendapatkan informasi tentang cara perusahaan daerah di Kabupaten Banjar meraih profit sehingga bisa diterapkan di lingkup Pemkab Batara.
Kunjungan kerja rombongan DPRD Barito Utara dipimpin Wakil Ketua I DPRD didampingi Asisten III Pemkab Yasser Arafat, Sekwan Edwin Tuah, dan sejumlah anggota fraksi.
ANTARA









