PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS kembali menggelar kegiatan Pelatihan SDM Perkebunan Kelapa Sawit 2024. Bersamaan dengan itu, BPDPKS juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan 15 Lembaga Penyelenggara Pelatihan.

"Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya BPDPKS untuk mendorong peningkatkan kualitas dan produktivitas industri perkebunan kelapa sawit di Indonesia," kata Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman dalam rilisnya pada Rabu, 22 Mei 2024.

Eddy Abdurrachman memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dan menyetujui pendanaan sebesar Rp84 miliar.

"Sebanyak 11 jenis pelatihan akan diberikan bagi 6.437 peserta, mulai dari pelatihan teknis, manajerial, kepemimpinan, dan kewirausahaan, yang telah mendapatkan rekomendasi teknis oleh Direktorat Jenderal Perkebunan yang akan dilakukan di 14 provinsi  penghasil kelapa sawit Indonesia," jelasnya.

Lembaga Penyelenggara Pelatihan yang terlibat dalam kerjasama ini yaitu PT LPP Agro Nusantara di Yogyakarta, PT Global Scholarship Service atau IPBTraining di Bogor, Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta, PT Best Planter Indonesia di Jakarta, PT Sumberdaya Indonesia Berjaya di Jakarta, Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian di Ciawi.

--page

Kemudian Balai Pelatihan Pertanian Jambi, PT Citra Widya Education di Bekasi, PT Forestcitra Sejahtera atau Mutu Institute di Jakarta, PT Iskol Agridaya Internasional di Bogor, PT Daya Guna Lestari di Jakarta, Balai Pelatihan Binuang di Kalimantan Selatan, PT Koompasia Enviro Institute di Sumatera Utara, PT Riset Perkebunan Indonesia-PPKS di Sumatera Utara, dan Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta.(TESTI PRISCILLA/R)