PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komite Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit atau SDM PKS, Darmansyah Basyaruddin menyampaikan pentingnya lembaga penyelenggara pelatihan melakukan koordinasi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, Ditjen Perkebunan serta Dinas terkait di daerah dalam rangka pelaksanaan kegiatan pelatihan.

"Komite Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit yang terdiri dari sejumlah ahli dan pakar di bidang kelapa sawit dan pendidikan maupun pelatihan bertugas membantu BPDPKS dalam pelaksanaan kegiatan penyeleksian proposal, serta monitoring dan evaluasi kegiatan pengembangan SDM PKS yang didanai oleh BPDPKS," kata Darmansyah dalam rilis BPDPKS pada Rabu, 22 Mei 2024.

Sementara itu, Kepala Divisi Program Pelayanan BPDPKS, Arfie Thahar menyampaikan bimbingan teknis persiapan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban kegiatan pelatihan, sebagaimana yang tercantum di dalam perjanjian kerjasama.

"Kegiatan pelatihan bagi masyarakat kelapa sawit ini akan dilakukan secara bertahap selama 6 bulan yang sudah dimulai sejak Bulan April 2024," kata Arfie.

BPDPKS menurutnya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bekerjasama dengan Ditjen Perkebunan dan Lembaga penyelenggara Pelatihan dan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan keterampilan, pengetahuan, serta kompetensi SDM Perkebunan Kelapa Sawit.

"Sehingga tujuan pengembangan industri kelapa sawit nasional dapat tercapai," katanya lagi.(TESTI PRISCILLA/R)